Oleh: shabiramaharani | Juli 25, 2010

Bahaya Rokok terhadap lingkungan

Para ahli hisap (perokok) mungkin tidak pernah berfikir bahwa rutinitas merokoknya membawa akibat yang membahayakan lingkungan hidup kita. Padahal….banyak sekali kerugian yang terjadi akibat puntung rokok dan asapnya, silakan simak uraian dibawah ini:

1. Puntung rokok membutuhkan waktu 1,5 – 2,5 tahun untuk terurai dalam tanah

2. Puntung rokok dapat terurai di air tawar sekitar satu tahun dan dapat terurai di air laut/air asin sekitar lima tahun.

3. Diperkirakan 4,5 trilliun puntung rokok dibuang tidak pada tempatnya (sembarangan) setiap tahun di seluruh dunia

4. Pada tahun 2005, sekitar 24 milliar rokok terjual di Australia. Dari jumlah ini sekitar 7 milliar puntung rokok dibuang sembarangan

5. Sekitar 100.000 ton polusi udara dihembuskan oleh perokok di New South Wales, Australia setiap tahunnya

6. Di Australia, jika tertangkap membuang puntung rokok sembarangan bisa dikenai denda hingga AUD 2000 melalui putusan pengadilan

7. Menurut survei yang dilakukan oleh Tunas Hijau pada tahun 2005, 39 dari 40 perokok di Jawa Timur membuang puntungnya di sembarangan tempat.

8. Satu puntung rokok dapat tetap menyala selama tiga jam dan menyebabkan kebakaran rumput dan semak-semak

9. Lebih dari 4500 kebakaran setiap tahun terjadi dunia yang disebabkan oleh rokok dan material perokok

10. Ketika banyak orang peduli terhadap ancaman kesehatan dari aktivitas merokok, maka perlu diketahui jug

a bahwa rokok juga sangat buruk dampaknya terhadap lingkungan hidup. Baca Lanjutannya…

Oleh: shabiramaharani | November 6, 2008

UNDIP bebas rokok?

aaahhh…. yg bener….?

baca ini dulu deh…

Pimpinan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro beserta jajarannya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM FKM Undip) dan Lembaga Kemahasiswaan FKM Undip memiliki komitmen untuk menciptakan kampus bebas asap rokok.

Satu hal yang menjadi catatan penting bagi civitas akademika FKM dalam upaya menuju perubahan yang lebih baik ini: “ Semua orang mempunyai kebebasan, Anda bebas untuk merokok, tapi saya juga bebas untuk menghirup udara yang bersih dan segar, jadi bebaskan FKM dari asap rokok”

Di Indonesia, puluhan juta orang bahkan mungkin hampir ratusan juta orang memiliki kebiasan merokok. Dari tahun ke tahun harga rokok terus bertambah, akan tetapi penikmat rokok tidak mengalami penurunan bahkan cenderung meningkat. Merokok sudah merupakan konsumsi rutin yang telah mengakar di dalam sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal ini adalah salah satu masalah kesehatan yang kian mengkhawatirkan, karena semakin banyak jumlah perokok berarti semakin banyak saja penderita gangguan kesehatan akibat merokok (mengenai bahaya coba kita baca lagi dengan keras peringatan pemerintah tentang bahaya merokok di setiap bungkus rokok, sangat mengerikan bukan? Atau malah tidak mengerti?) atau pun menghirup asap rokok (bagi perokok pasif). Baca Lanjutannya…

Oleh: shabiramaharani | Juni 27, 2008

Asma = Korban kaum Perokok

You probably already know that if you have asthma, you shouldn’t smoke. But what about the effects of passive smoking?

How it affects you

  • Cigarette smoke contains more than 4000 chemicals, including carbon monoxide, ammonia and arsenic, and includes carcinogens (cancer-causing chemicals).
  • If you have asthma, exposure to other people’s tobacco smoke — environmental tobacco smoke — can trigger an asthma attack, and it can increase the number of attacks you might have.
  • If people smoke around you it can increase your lungs’ sensitivity to other asthma triggers, such as pollen or dust mites.
  • Passive smoking might reduce your lung function if you have asthma.
  • Exposure to other people’s smoke might increase your need for asthma medications.
  • Not only is passive smoking associated with asthma, but it has also been linked to lung cancer, heart conditions and lower respiratory illnesses.

How it affects your children

  • If you smoke during pregnancy, you increase your baby’s chances of having lung problems such as asthma.
  • Passive smoking is a significant factor in the development of childhood asthma. Exposure to passive smoking may trigger asthma in children who are already genetically predisposed to the condition.
  • Your children are more likely to suffer from ear infections, serious chest infections, wheezing and coughing if you are a smoker.
  • Children with asthma who are exposed to environmental tobacco smoke take longer to recover from asthma symptoms than those not exposed.

What you can do

  • Don’t smoke.
  • Minimise your exposure to tobacco smoke by putting ‘no smoking’ signs up in your home and work environments to encourage family, friends and colleagues to be smoke-free around you.
  • Request non-smoking areas when dining out or travelling to help reduce your exposure.
  • If you are unable to avoid a smoky area, take your reliever medication before you are exposed.
  • Keep your day-to-day asthma under control. Well-controlled asthma means you are better equipped to deal effectively with exposure to passive smoking.
Oleh: shabiramaharani | Juni 14, 2008

Kondisi Tubuh Seorang Perokok

Jika ada kampanye anti rokok, barangkali saya yang paling ekstrim, dimanapun berada, jika hidung yang sangat peka ini mencium asap rokok, langsung konsentrasi terganggu, emosi naik (padahal kan ga boleh marah ya …) dan merasa wajib menyelesaikan gangguan ini. Langsung dicarilah sesorang yg mengganggu lingkungan ini dan ditegur dengan keras … bila perlu diusir keluar ruangan! … he he, sorry ya … sy tidak pandang bulu, mohon maaf bila selama ini ada yang tersinggung.
Soalnya … kalau sudah mencium bau asap rokok, rasanya pernafasan langsung menutup dan menolak udara yang sudah tercemari
Terus gimana kalau orang yang merokok itu tidak mau keluar, ya sudah … saya yang pergi!
Nah… waktu menemukan gambar kondisi tubuh seorang perokok di blog-nya seorang ibu dokter gigi yang cantik dan mulia hatinya, langsung deh pengen memasang juga.

Sudah banyak peringatan kan bahaya rokok, bahkan di iklan dan bungkusnya pun dicantumkan peringatan “berbahaya untuk kesehatan”. Nah, ini daftar penyakit yang berpotensi menyerang tubuh seorang ahli hisap sekaligus ada gambarnya, silakan dilihat yg bener ya …:

  1. Rambut Rontok (gundul)
  2. Katarak ( lama-lama picek)
  3. Kulit keriput
  4. Kanker kulit (jenis kanker terganas & paling cepat menyebar)
  5. Hilangnya pendengaran
  6. Osteoporosis (bungkuk)
  7. Karies dan stain gigi, halitosis dan periodontitis
  8. Emphysema ( sesak nafas)
  9. Penyakit jantung (calon kuat penghuni kubur secepatnya)
  10. Kanker Paru-paru, kanker hidung, kanker Mulut, kanker kandung kemih, kanker anus, kanker payudara, kanker uterus
  11. Diskolorisasi jari-jari ( jorok)
  12. Tukak lambung ( magh)
  13. Psoriasis (gatal2)
  14. Penyakit Buerger (pembuluh darah tersumbat)
  15. Kerusakan Sperma (mandul)

Menurut WHO setiap 6.5 detik satu orang meninggal karena rokok. Riset memperkirakan 70 % perokok memulai merokok di usia remaja dan terus merokok sampai dua dekade. Rokok akan memperpendek usia 20-25 th dibandingkan orang yg sama sekali tidak menghisap rokok. Nah lho … masih membandel … ?

Sumber dari blog Senyum-sehat.

Sumber gambar asli dari sini.

Kategori